Showing posts with label sejenak. Show all posts
Showing posts with label sejenak. Show all posts

Tuesday, July 19, 2011

romantisme smansa

Beberapa orang menyapaku dengan panggilan "siska" di hari pertamaku masuk ke sekolah ini. Sementara aku tidak ingat orang tuaku pernah mengganti namaku menjadi nama itu. Dan ternyata mereka salah mengira aku adalah "siska", teman sekolah mereka yang lama yang kebetulan wajah kami agak mirip.

Kegiatan masa orientasi siswa, yang paling membuatku tertarik adalah EMAPAL. Emansipasi Pecinta Alam. sayang hari latihannya adalah hari sabtu, dimana itu waktu untuk pulang kerumah bagiku yang anak perantauan ini. Dan akhirnya aku masuk ke Rohis, Kerohanian Islam yang membuatku menemukan banyak teman.

Ruangan kelas satu di sisi pojok sekolah, dan bersebelahan dengan kelas 2-a. Seorang kakak kelas yang keren, kalem, supel, cerdas dan kelihatan hebat dimataku, membuatku cemburu selama hampir 2 tahun karena dia sudah punya kekasih.

Teringat ucapan seorang guru matematika yang membuatku sangat marah. Dan berjanji akan belajar lebih giat karena nilaiku sangat jelek. Terima kasih Pak.

==================================================================


Minggu kemarin berkunjung ke sma setelah beberapa lama tidak pernah masuk kesitu lagi, bukan karena ada reuni, tapi memang ketemuan dengan salah satu teman kelas selama 2 tahun. waktu berlalu begitu cepat ketika kami mulai membicarakan ketika kami masih duduk di bangku sekolah. mencoba untuk mengingat kembali kenangan yang pernah dilalui selama masa SMA. tentang teman yang kadang mengasikkan kadang menjengkelkan, yang berebut tempat duduk tiap minggu, ngopi catatan teman waktu mo ujian, mendekorasi ruangan tiap awal tahun ajaran. tentang guru yang catatannya berbuku-buku, yang galaknya minta ampun, yang asik diajak cerita. terlalu banyak cerita yang tak sanggup untuk diungkap dalam tulisan ini.

menapaki jalan demi jalan yang sering kami lewati. mengomentari setiap ruangan, setiap moment yang kami ingat. dan menertawai kebodohan kami. menerawang jauh dan berkata, seakan kami adalah nenek-nenek berusia 60 tahun yang mengingat cinta pertama kami.

aahh~~ waktu berjalan begitu cepat tanpa kami sadari.


Saturday, December 4, 2010

hikikomori

Buat yang belum tau, ini merupakan kata dari bahasa Jepang, yang artinya "menjauh", "terisolasi". Tapi kata ini lebih ditunjukkan pada sebuah fenomena yang sebenernya sudah lama ada di masyarakat modern, yakni sebuah fenomena dimana seseorang hidup "terasing" dari kehidupan sosial. Terasing di sini lebih ditujukan kepada orang-orang yang aktif di dunia online namun pasif dalam kehidupan sosial biasa.


Kata Hikikomori diperkenalkan oleh seorang psikolog Tamaki Saito yang menyebutkan kalau "penderita" Hikikomori mencapai satu juta jiwa di Jepang. Meski data ini bohong, yang diakuinya dalam autobiografinya (Hakushi no kimyo na Shisunki), namun perlu untuk menegaskan bahwa masalah ini merupakan masalah yang sangat penting.
Sebenernya kalau mau baca penjelasan ilmiah tentang Hikikomori, dapat dibaca di: sini

(copas dari sini)
==================================================================


welcome to the NHK (nihon hikikomori kyoukai / asosiasi hikikomori jepang).

sebuah novel tulisan tatsuhiko takimoto, lantas diadaptasi menjadi sebuah manga dan anime series. cerita tentang kehidupan seorang yang menderita hikikomori. perpaduan antara hikikomori, otaku anime dan perasaan depresi dan kesepian merupakan komposisi yang tepat untuk menjauh dari kehidupan sosial. ditambah lagi bahwa sang tokoh merasa bahwa keadaan dia sebagai seorang hikikomori adalah sebuah konspirasi yang dilakukan orang2 di dunia untuk mengucilkannya.


secara umum, cerita tentang anime ini (saya hanya punya yang versi animenya, sedangkan novel dan manga, saya tidak punya) cukup menarik. terlepas dari gambar dan ceritanya yang..kalau tidak mau disebut semi-hentai, mungkin bisa dimasukkan ke kategori ecchi- sang penulis mengungkapkan keadaan sosial di jepang dalam bentuk cerita yang mengalir.


====================================================================


sebuah cerita yang mengingatkan saya kepada diri saya sendiri. saya hanya bisa tertawa sendiri ketika saya menyadari, perlahan-lahan saya menjadi seorang hikikomori. lihat saja apa yang saya lakukan ketika wiken, ketika pulang dari kerja, ketika hari2 biasa, saya jarang sekali keluar untuk sekedar chitchat dengan teman satu kos, atau nongkrong, hang out, nge-mall atau apapun aktivitas yang dilakukan oleh orang normal lainnya. saya cuma keluar dari 'tempat aman' saya untuk beli makan, atau beli keperluan lain. itupun saya lakukan dengan cepat. saya merasa nyaman berada di dalam kamar, atau duduk diam di atap tanpa harus bertemu dengan orang lain.


terlepas saya yang suka traveling, yang mungkin orang melihat saya sebagai easy going, atau gampang beradaptasi, pada dasarnya saya orang yang sangat pemalu dan merasa tidak nyaman berada di tengah orang banyak. cukup apatis dengan hal yang terjadi di luar sana.


kepribadian saya ini... bukan termasuk kategori 'multiple personality' kan?

Friday, November 26, 2010

Lapangan KONI Surabaya

di suatu sabtu pagi yang tidak bisa dibilang cerah, dengan sedikit malas saya bangkit dari tempat tidur. gara2 ditelpon seorang teman yang minta tolong, saya jadi ga bisa tidur lagi. niat sih mo ngebo mpe jam 10 atau 11an, tapi apa daya. saya lirik jam di hape,masih setengah 7 pagi. (astaga,perawan mana yang bangun sesiang ini!) :P

cukup dengan cuci muka dan gosok gigi, saya nyalakan motor saya menuju lapangan KONI. biasanya saya cukup bersepeda saja karena jarak yang dekat,mungkin sekitar 1,5-2 km dari kos saya. tapi pagi ini terasa sedikit malas.

sesampai disana sudah ramai,sepertinya memang saya yang kesiangan.tanpa pemanasan dulu, saya pun lari mengelilingi lapangan yang sepertinya tidak lebih besar dari lapangan bola. banyak aktivitas yang dilakukan oleh orang2 yang memang datang kesini untuk berolahraga. ada yang cukup berlari atau jalan mengelilingi lapangan seperti saya, ada yang berlatih baseball di sisi selatan,sedangkan di utaranya adalah area panahan.ada juga yang berlatih pencak silat atau apa itu namanya (saya tidak tahu).mulai dari anak sekolah,remaja,sampai kakek nenek ada disini.

sebenarnya ada juga kolam renang di sisi sebelah barat,namun saya belum pernah masuk  sekalipun. satu2nya yang pernah dan sering saya datangi hanyalah lapangan buat lari ini.hehehe...

jadi....dapat berapa lap lari saya? cukup 1 lap buat lari,6 lap lainnya jalan kaki sambil menikmati aktivitas orang2 dan mengacuhkan suara Bunga Citra Lestari yang diputer di soundsystem yang...yaaaahh....masih bagusan suara saya :P

Thursday, July 29, 2010

tentang keindahan




yang ada di sekitar kita.

kalau kita menyadarinya, mereka begitu mengagumkan.

Tuesday, June 22, 2010

Langit


Berbeda dengan tadi malam, malam ini langit terlihat sangat cerah. Begitu cerahnya, sehingga walaupun di kota ini yang penuh dengan gemerlap lampu, bintang-bintang seakan tak mau kalah bersinar. Sangat cantik bersanding dengan rembulan yang masih separuh. Bersih dan cantik.

 

Entah kenapa aku sangat suka melihat langit. Langit malam, bintang, bulan. Langit pagi, langit siang, langit sore. Awan. Berbagai bentuk awan. Yang bahkan tidak akan bisa dijumpai awan yang sama sedetik kemudian.

 

Aku suka melihat dari ketinggian. Aku bisa berlama-lama duduk, berbaring di atap rumah hanya menikmati langit. Mengacungkan tangan dan seolah bintang dan bulan bisa diraih. Sambil membebaskan angan-angan, bertanya-tanya apakah ada kehidupan selain di bumi ini. Apakah ada kelinci bulan. Apakah ada putri Kaguya. (mulai kacau)

 

Sejak kecil sangat suka berada di tempat tinggi. Pohon rambutan belakang rumah jadi tempat bermain yang sangat mengasyikkan. Bahkan kadang kalau abis dimarahi orang tua, pasti ngumpetnya di pohon rambutan, atau di loteng.

 

Berada di tempat tinggi memang mengasyikkan. Bisa melihat sekitar dengan lebih jelas. Bisa semakin dekat dengan langit. Bisa menikmati hembusan angin. Dan mengingatkanku bahwa aku hanyalah makhluk kecil yang tidak berarti apa-apa bila dibandingkan Sang Pencipta.

 

Aku suka langit.

Aku suka tempat tinggi.

Suka sekali.

 

_Surabaya, 22 Juni 2010, menjelang isya'_

Friday, August 21, 2009

Marhaban ya ramadhan


Tahun ini, tahun ke 8 saya menjalani puasa di tanah rantau. Mulai dari kelas satu SMA di kota sebelah (Klaten) dimana pertama kali saya jauh dari orang tua dan numpang hidup di tempat orang (kost). Berlanjut dengan kuliah setahun di ibu kota Jawa Tengah, lanjut lagi magang di Klaten (entah mengapa saya begitu cinta dengan kota ini) dan sampai sekarang di kota metropolitan, Surabaya. Beginilah hidup di tanah orang, tidak ada kolak pisang buatan ibu, tidak ada anak2 TPA masjid kampung yang riuh berlarian kesana kemari dibanding duduk diam di masjid belajar ngaji @_@. Tidak ada Pak Burhan yang jadi imam Tarawih dan Shalat Shubuh yang bacaannya puanjaaaaaannngggg dan lamaaaaaa, tidak ada bapak yang membangunkan ketika waktu sahur tiba,  Tidak ada jalan2 sehabis sholat shubuh dengan adek2 sepupu

Merindukan saat2 dirumah. 

Ya Alloh, lancarkan ibadah kami, terimalah amal kami dan semoga kami masih bisa menjumpai Ramadhan tahun depan. Dan tak lupa, semoga segera dipertemukan dengan jodohnya ^_^

Alhamdulillah bisa ditemukan dengan ramadhan tahun ini. Saatnya memperbaiki diri. Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya